Lady in Red

February 6, 2012

move on

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 5:35 pm

The Script dalam lagunya The Man Who Can’t be Moved bilang, “How can I move on when I’m still in love with you?”
Sementara Katy Perry tidak mau kalah, “You said move on, where do I go?”, begitu katanya dalam lirik Thinking of You.

Lalu apa susahnya berdamai dengan masa lalu?
Melepaskan pengalaman-pengalaman buruk agar bisa menapaki kenyataan hari ini.

Ternyata tidak semudah mengedipkan mata atau membalik telapak tangan.
Kemarahan, kesedihan, ketakutan, luka bathin dan perasaan bersalah masih saja duduk manis di pojok hati.

Semua perasaan itu akan berpengaruh pada keputusan kita hari ini.
Beberapa yang bijak, mengambil pengalaman untuk mendewasakan dirinya.

Sementara sisa-nya mengkambing-hitamkan semua carut marut rasa di masa lalu.
Akhirnya tidak bergerak dan hanya berputar dari masalah yang hanya itu-itu saja, selalu.

Apakah waktu akan menunggu kita sembuh dari semua luka?
Atau luka itu sudah tidak ada, hanya kita butuh pembenaran?

Mulai hari ini, di tahun yang baru, aku ingin melangkah maju.
Melupakan semua yang sudah habis masa pakainya daripada jadi racun.

Carut marut itu mungkin masih ada, menyisakan sedikit kekhawatiran.
Tapi aku ingin menjadi dewasa dan aman atas semua keputusan yang sudah ditetapkan.

Tidak pada masa lalu itu, tidak pada luka, tidak pada pahitnya cerita.
Aku hanya akan bergantung pada cita-citaku dan harapan yang siap aku jelang.

Janji hati hari ini, aku akan melangkah dengan tangan terkepal dan kepala berdiri tegak.
Selamat tinggal kenangan, selamat datang hari esok cemerlang!

November 16, 2009

lihat dari sisi lainnya…

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 1:27 am

selalu ada dua sisi di dunia ini
seperti mata uang koin, sisi kepala burung atau ekor burung
tapi kita tidak akan bisa melihat keduanya dalam waktu bersamaan
pilihlah sisi mana yang ingin kamu lihat…

karena kalau kamu berusaha melihat keduanya
justru kamu tidak akan melihat keduanya sama sekali
manusia juga mempunya dua sisi yang bisa kita lihat
di balik sifat terbukanya ada sifat tertutup yang ingin dia sembunyikan

ada manusia yang sangat terbuka membagi semua isi hatinya
tapi sesungguhnya dia tidak pernah punya teman baik
yang sungguh-sungguh mengerti semua isi hatinya
karena sesungguhnya yang dia bagi bukan sungguh-sungguh isi hatinya

mengertikah kamu maksud tulisanku
yah, mereka yang extrovert sesungguhnya tidak seterbuka itu
setiap manusia punya sisi terdalam yang tidak bisa dilihat orang lain
apa yang diucapkan belum tentu apa yang diniatkan dalam hati…

itulah sisi mata uang koin pada manusia
dan kita tidak akan bisa melihat kedua sisinya dalam waktu bersamaan…
sungguh picik jika kamu hanya bisa menilai apa yang terdengar dan apa yang terlihat
mari melihat jauh lebih dalam apa-apa yang tidak terlihat

jika kamu melihat mata uang koin dari sisi ekornya
apakah kamu berkesimpulan bahwa mata uang koin itu hanyalah ekor saja?
begitu juga sebaliknya, jika kamu melihat koin itu sebagai kepala
apakah kamu kemudian berkesimpulan koin itu hanya kepala saja?

padahal ada dua sisi mata uang yang nyata yaitu kepala dan ekor
tapi jangan serakah dengan terburu-buru ingin melihat keduanya
karena tidak akan pernah bisa… kamu hanya menemukan sisi yang tidak berarti
tanpa kepala tanpa ekor bahkan bentuknyapun tidak nyata…

ambil waktumu sejenak untuk meneliti kedua sisinya
ada bagian kepala di satu sisi dan ada bagian ekor di sisi lainnya
kamu harus punya waktu yang cukup untuk bisa melihat keduanya
sampai akhirnya kamu tahu bahwa mata uang koin terdiri dari dua sisi

apalagi untuk mengenal manusia yang jauh lebih pelik dari sekedar koin
kamu tidak bisa berkata, oh dia pendiam! atau oh, dia sangat terbuka!
selalu ada dua sisi di balik semua hal… karena itulah janji Tuhan
dia ciptakan hati untuk terbolak balik, pada sisi baik dan sisi buruk

jadi tidak ada manusia yang sebenar-benarnya pendiam
dan tidak ada manusia yang sebenar-benarnya sangat terbuka
selalu ada yang pernah keluar dari mulut seorang pendiam sekalipun
selalu ada yang tersimpan jauh di dalam hatinya dari seorang yang terbuka sekalipun

jika kamu cukup pandai mengetahui apa yang tidak tersampaikan
kamu bisa melihat dua sisi mata uang koin dalam waktu lebih cepat
hanya perlu hati yang terbuka untuk memahami maksud manusia
jika hatimu sudah kotor, apapun maksudnya akan sampai dengan kotor…

mari bersama-sama bersihkan hati agar kita bisa mempersingkat waktu
karena waktu kita tidak lama di dunia ini dan dunia ini juga sudah tua
sudah tidak ada waktu hanya saling menuduh dan menyalahkan
saatnya melihat dua sisi mata uang koin dalam waktu lebih singkat…

 

September 3, 2009

ketika aku bukan aku…

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 5:37 pm

ketika aku bukan aku, ragaku mati, rasaku mati
aku merasa tertidur padahal aku berjalan dalam diam
ketika aku bukan aku, hasratku hilang, impianku terbang
aku merasa tidak menginginkan apa-apa selain mati

aku tidak suka ketika aku menjadi bukan aku
dan aku melukai diri sendiri karena aku tidak sadarkan diri
katanya aku meradang, aku terdiam dalam tatapan nanar
penuh kebencian yang tidak pernah terjawab apa maknanya?

apakah ini hati kecil aku yang sesungguhnya?
ketika aku kadang-kadang memang menginginkan mati
dan meninggalkan dunia yang penuh dengan kemunafikan ini?
aku menerka-nerka apa hikmah dari kejadian ini?

kenapa belakangan aku sering merasa tertidur pulas
terganggu mimpi yang aku tidak pernah mengerti artinya
merasa terhimpit, diserang, disakiti, dipaksa memilih
antara meninggalkannya atau aku akan menjadi gila?

sampai hari ini aku masih pada keputusan terakhirku
bertahan dalam cinta ini karena aku yakin tidak ada yang salah
dalam hubungan ini… karena ada cinta di antara aku dan dia
lalu, kenapa aku harus meninggalkannya? tidak beralasan…

mungkin aku akan menjadi gila karena aku bertahan
tapi pasti ada rahasia di balik cerita gila ini
aku tidak mau menyerah kepada apapun selain kepada hati kecilku
atau inikah hati kecilku??

aku sering dibuat bimbang ketika aku bukan aku
aku dibuat membencinya setengah mati, tanpa alasan
ketika aku yakin akan cintanya dan persaanku untuknya
seketika aku menjadi bukan aku dan aku menyakitinya..

inikah hati kecilku? BUKAN!!!
aku pasti bisa melewatkan ini
aku pasti bisa menjadi aku, kapanpun, dimanapun…
hatiku punyaku, hidupku punyaku!

ketika aku bukan aku, sesungguhnya aku masih sayang kamu!

July 9, 2009

aku disini, kamu dimana?

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 5:53 pm

kemarin, hari ini, mungkin besok atau lusa aku masih disini…
di tempat kamu bertemu denganku, di tempat yang kamu sudah sangat tahu
aku tidak sedang menipumu, jadwalku-pun kamu sudah tahu
aku pastikan aku masih disini, lalu kamu dimana?

kamu dengan segudang perkaramu, menyampingkan aku dari duniamu
aku dan kamu tidak saling bertemu, tidak menatap mata dan tidak bersentuhan
aku terabaikan oleh segudang kegiatanmu, aku merasa terbuang!
masih pentingkah aku untukmu, masih pentingkah aku di hatimu?

lalu aku marah, lalu aku ingin membalas membuangmu, lalu aku ingin menepismu!
lalu kamu bingung, lalu urusanmu tidak kunjung selesai, lalu aku makin merana
lalu aku berdamai, lalu aku mencoba mengerti, lalu aku memilih menyemangatimu!
lalu kamu bersemangat, lalu urusanmu menjadi lebih mudah, lalu kami bisa bersama

sekarang aku tahu kamu dimana… ketika aku disini, kamu disana
ketika aku merasa terabaikan, kamu sedang bekerja keras
ketika aku marah, aku mengacaukan konsentrasimu,  merusak harimu,
meluluhlantakan hatimu, membuatmu semakin merasa terjebak dalam keadaan menyesakan…

sekarang aku tahu, akulah yang kamu butuhkan di antara kerja kerasmu
akulah yang membuat harimu lebih ceria di antara segudang kesibukanmu
akulah yang kamu cari ketika kamu ingin beristirahat dan berbagi sedikit cerita
meskipun kita tidak bertatap mata, tidak bersentuhan, aku ada di hatimu…

semoga…

karena di hatiku kamu ada…
karena aku ingin menatapmu tapi tidak bisa, aku marah
karena aku ingin menyentuhmu tapi tidak mampu, aku sedih
karena aku ingin bersamamu tapi tidak ada waktu, aku merana…

aku rindu kamu, di antara semua kesibukanmu, bawa aku selalu di hatimu…

aku masih akan disini, di tempat ini, bersama hati penuh cinta hanya untukmu…
yang sedang sangat sangat sangat sangat sangat sangat sangat sangat sibuk… *lebay*

June 28, 2009

teknologi? tak penting lagi…

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 7:07 pm

ketika hati sudah bicara
teknologi jadi tidak berguna
teknologi hanya menjadi sebuah sarana
telepati menjadi sebuah cara…

ketika hati sudah bicara
memikirkannya membuat dia memikirkanku
rindu padanya berbalas rindu darinya
teknologi hanya menjadi sebuah alat bantu

ketika hati sudah bicara
aku memikirkannya, dia menelponku
aku merindukannya, dia datang berkata rindu
mungkin pemikiranku urdu, tapi ternyata memang begitu adanya…

aku menutup telinga, aku mendengar suaranya
aku menutup mata, aku melihat sosoknya dengan nyata
otakku berhenti memikirkannya, hati menyebut-nyebut namanya
dia ada dalam terjagaku, dalam tidurku dia menjelma menjadi mimpi indah

ah, aku berkata-kata manis sekali
salahkan dia, karena memperlakukan aku manis sekali
aku dan dia pengguna teknologi
tapi kali ini aku dan dia sudah bisa bertelepati, dari hati ke hati

ketika hati sudah bicara
teknologi sudah tidak terlalu penting lagi…

June 23, 2009

tetangga

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 3:28 pm

cintailah tetangamu
tapi pastikan juga,
sebelumnya…
pilihlah tetanggamu

bukan berarti pilih-pilih dalam bergaul
tapi hal ini sangat penting untuk dipikirkan
bayangkan jika tetangga anda adalah seorang buronan
anda akan hidup dalam ketidaktenangan

diawasi setiap waktu, dicari tahu, ditanya-tanya
padahal yang berbuat jahat bukanlah anda
itulah konsekwensi jika salah memilih tetangga
bergaullah dengan yang baik-baik dan itu akan menular pada anda

mereka yang optimis akan menularkan rasa yakin di hati kita
kaum pesimis akan membuat kita percaya dunia tidak bersahabat
dengarkanlah kata-kata baik dan hati akan setenang surga
bacalah tulisan-tulisan baik dan hati akan terasa nyaman

begitupun dengan tetangga, orang paling dekat dalam kehidupan kita
sangat susah untuk memilih tetangga yang baik
karena kita-pun tidak akan semudah itu menjadi tetangga yang layak
… kok tiba-tiba beride untuk menulis tentang tetangga?

karena hal ini sangat dekat tapi kadang tidak terperhatikan!

selamat berusaha menjadi tetangga yang baik…

April 19, 2009

nah kan?!

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 7:06 pm

paling tidak menyenangkan ketika hati kecil berkata
sempat diikuti arahnya tapi malah merasa bersalah
seiring waktu berjalan masalah yang sama kembali berulang
hati kecil lagi-lagi berontak dan memperbesar masalah

lagi-lagi rasanya jadi salah, semua serba salah…

ingin berdamai dan mengambil jalan tengah supaya semua senang
tapi ternyata hati tidak bisa diajak kompromi
kembali berontak sampai semua orang merasa saya yang norak
membesar-besarkan masalah yang katanya sepele!

sampai waktu memberikan keajaibannya
dan terbukti pada waktu itu hati kecil sama sekali tidak salah
kepanikan saya pada jamannya terbukti sekarang
ternyata yang saya besar-besarkan memang besar adanya

nah kan?!

paling malas ketika harus berkata, “nah kan?!”
bisa: “nah kan?! kejadian juga!” atau “nah kan?! bener yang gw pikirin!”
sekarang saya tahu, ketika hati meronta-ronta,  saya tidak gila
hati sedang memberikan petunjuk dan saya terlihat jadi norak

kali ini saya ingin mendengarkan kata hati lebih seksama
tapi masih sering tertutup rapat oleh logika
dengan alasan tidak ingin memperbesar masalah, saya mengalah
tapi lagi-lagi hati kecil berkata: “sepertinya ada yang salah!”

…a.p.a…

saya masih belum tahu, saya hanya merasa masih belum pasti
dengan yang datang dan menghampiri, diakah? atau masih akan ada…
kata-kata: “nah kan?!” yang lainnya dan akhirnya saya tersentak!
menerima kenyataan yang sebenarnya saya sudah tahu dari awal…

kalau saya marah pasti ada yang salah, hanya kadang tidak tahu apa?
saya ingin berada dalam damai yang tenang tanpa masalah
dan hati kecil juga tidak mempermasalahkan apa-apa
kapan saya akan berada dalam posisi demikian??

…e.n.t.a.h.l.a.h…

April 15, 2009

ngemang! [pt. II]

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 5:50 pm

baru bulan ke-empat di tahun 2009
saya bersama dua orang sahabat terbaik kembali ngemang!
mereka yang waktu itu bersama saya di malam tahun baru
kali ini, sekedar melepas penat dan bercerita panjang lebar

sebenarnya ini bukan kali kedua kami ngemang
ada beberapa waktu salah satu dari kami menghabiskan waktu di kemang
ada juga beberapa waktu lalu, dua orang dari kami ngemang
tapi rasanya belum pernah bertiga lagi, seperti malam tahun baru!

dan hari ini akhirnya kami kembali bersama-sama
menikmati sour sally, ice cream yang tidak ada duanya *sampai saat ini*
dan akhirnya karena lapar, makan makanan cepat saji di lantai atas
masih bercerita banyak tentang hati dan cara menjaganya

janji kemang malam ini!

kami akan menjadi pribadi yang lebih baik
tidak ingin lagi mencari-cari kesalahan dari dia yang menyayangi kami
menerima kenyataan lebih ikhlas dan membuat hubungan menjadi sehat
kami sudah lelah dengan segala drama ini, ingin lebih tenang!

mudah-mudahan dengan pertemuan kami malam ini, kami sadar
cinta ada bukan untuk dipaksakan tapi diterima dengan lapang dada
mudah-mudahan niat kami ini terbaca dengan sempurna
dan akhirnya tersampaikan dengan sempurna, tepat di hatinya!

masih akan banyak malam-malam lain di kemang
bersama mereka, sahabat-sahabat terbaik yang selalu bisa saya cari
kapan saja saya memerlukan teman untuk berbagi
terima kasih banyak, kalau saya kenapa-napa temui saya di sini!

April 12, 2009

sedikit melupakan

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 2:43 am

kapan yah terakhir saya menulis di sini?
sudah agak lama… libur panjang menyita banyak perhatian
sakit hati yang tidak berkesudahan membuat malas menuliskan detailnya
kegiatan contreng mencontreng di bandung juga membuat pusing
ditambah ada bayi yang menyenangkan
membuat lupa mencurahkan kata-kata di tempat ini

saya kembali…!!!

April 5, 2009

this is love; a mystery…

Filed under: konsentrasi — terdalam @ 9:26 am

It is a mystery why we fall in love.
It is a mystery how it happens.
It is a mystery when it comes.
It is a mystery why some love grows and it is a mystery why some love fails.

You can analyze this mystery and look for reasons and causes,
but you will never do anymore that take the life out of the experience.
Just as life itself is more than the sum of the bones
and muscles and electrical impulses in the body,
love is more than the sum of the interests
and attractions and commonalities that two people share.
And just as life itself is a gift that comes and goes in its own time,
so too,
the coming of love must be taken as an unfathomable gift
that cannot be questioned in its ways.

Sometimes, hopefully at least once in your life -
the gift of love will come to you in full flower.
Take hold of it and celebrate it in all inexpressible beauty.
This is the dream we all share.

More often, it will come and take hold of you,
celebrate you for a brief moment, then move on.
When this happen to young people,
they too often try to grasp the love and hold it to them,
refusing to see that it is a gift that just as freely, moves away.

When they fall out of love,
or the person they love feels the spirit of love leaving,
they try desperately to reclaim the love
that is lost rather than accepting the gift for what it was, then moving on.

They want answers where there are no answers.
They want to know what is wrong in them
that makes the other person no longer love them,
or try to get their love to change,
thinking that if some small things were different, love would bloom again.

They blame their circumstances and say that if they go far away
and start a new life, their love will grow.
They try anything to give meaning to what has happened.
But there is no meaning beyond the love itself,
and until they accept its own mysterious ways, they live in a sea of misery.

You need to know this about love, and accept it.
You need to treat what it brings you with kindness.
If you find yourself in love with someone who does not love you,
be gentle with yourself.
There is nothing wrong with you.
Love just didn’t choose to rest in the other person’s heart.

If you find yourself someone in love with you but you don’t love him back, feel honored that love came and called at your door,
but gently refuse the gift you cannot return.
Do not take advantage; do not cause pain.
How you deal with love is how you deal with yourself.

All our hearts feel the same pains and joys,
even if our lives and ways are different.
If you fall in love with another, and he falls in love with you,
and then love chooses to leave, do not try to reclaim it nor to assess blame. Let it go.

There is a reason and there is a meaning.
You will know in time.
Remember that you don’t choose love.
Love chooses you.
All you can really do is accept it for all its mystery
when it comes into your life.

Feel the way it fills you to overflowing, then reach out and give it away.
Give it back to the person who brought it alive in you.
Give it to others who deem it poor in spirit.
Give it to the world around you in any way you can.
There is where many lovers go wrong.
Having been so long without love, they understand love only as a need.

They see their hearts as empty places that will be filled by love,
and they begin to look at love as something
that flows to them rather than from them.
The first blush of new love is filled to overflowing,
but as their love cools,
they revert to seeing their love as a need.

They cease to be someone who generates love
and instead become someone who seeks love.
They forget that the secret of love is that it is a gift,
and that it can be made to grow only by giving it away.

Remember this and keep it to your heart.
Love has its time,
its own season,
its own reason for coming and going.

You cannot bribe it or coerce it, or reason it into staying.
You can only embrace it when it arrives
and give it away when it comes to you.

But if it chooses to leave from your heart
or from the heart of your lover,
there is nothing you can do and there is nothing you should do.
Love always has been and always will be a mystery.

BE GLAD THAT IT CAME TO LIVE FOR A MOMENT IN YOUR LIFE.

If you keep you heart open, it will come again…

Next Page »

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.