Lady in Red

February 20, 2011

Ku Pilih Bahagia!

Filed under: terdalam — terdalam @ 3:43 pm

Sudah puas keluarkan semua kotoran hati
Sudah habis semua benci
Sudah usai semua dendam
Sudah reda semua badai gelombang

Di sini aku berdiri, sekali lagi setelah luluh lantak
Sekarang aku tidak ingin mengeluh lagi, dengan atau tanpa alasan
Tidak peduli seberapa banyak peluh kuteteskan
Sudah kuputuskan akan habiskan sisa hidup dengan kebahagiaan

Dengan atau tanpa materi melimpah
Dengan atau tanpa teman-teman yang setia
Dengan atau tanpa kekasih hati, sang pujaan jiwa
Tidak ada tawar menawar lagi, aku memilih bahagia!

 

November 9, 2009

sedih…

Filed under: terdalam — terdalam @ 12:13 pm

aku sedang sedih…
mudah sekali sakit ketika hati sedang lemah
seperti belakangan ini, aku sedih dan aku sakit
aku ingin bahagia tapi aku sulit menemukan caranya

aku pernah menjadi pribadi yang mudah berbahagia
sekarang rasanya susah sekali
hal kecil sangat mudah membuat aku terluka
aku mudah sedih, seperti belakangan ini…

 

November 1, 2009

sosok itu…

Filed under: terdalam — terdalam @ 7:09 pm

sosok itu yang menemani aku sampai aku tua dan salah satu meninggal dunia
dia lelaki yang membasuh badannya dengan air wudhu ketika aku terlalu marah
ketika dia tidak bisa menjelaskan isi hatinya kepadaku
ketika dia terlalu marah atas kesalahanku dan aku dipimpinnya dengan tahmid…

dan dengan bantuan cahaya Allah, hati kamipun kembali bercahaya
tanpa dendam dan hilanglah semua prasangka buruk sumber malapetaka
dan kami kembali bergandengan tangan tersenyum tanpa kepalsuan
sosok itulah yang aku idamkan, lelaki sejati sang imam di dunia dan akhirat

dia lelaki penuh wibawa yang disegani semua orang yang dikenalnya
yang memberikan aku kenyamanan ketika berada di sampingnya
yang memberikan aku pengertian dengan lemah lembut ketika aku khawatir
yang menafkahi aku dengan dunia tapi tidak melupakan akhiratnya

aku yang seringkali terseok-seok dalam genangan masa lalu
diajaknya berdoa bersama agar hatiku tenang dan jalanku lurus
dia yang meyakinkan karena aku tahu pasti disayangnya sepenuh hati
dia yang tidak menduakan aku atas nama pembenaran apapun…

yah, sosok itu… lelaki tepat itu yang bergerak maju tanpa ragu
yang percaya padaku seutuhnya dan tidak penuh dengan manipulasi
dia tidak perlu berpura-pura manis dan sabar karena dia memang begitu adanya
dan aku bisa merasakan dari setiap tingkah lakunya yang memang manis dan sabar

dia lelaki yang mungkin pernah salah tapi mengakui dan meminta maaf
dia yang tidak perlu menunggu ketahuan untuk mengatakan salahnya
dia yang tidak membungkus dirinya dengan topeng kepalsuan hanya untuk sebuah simpati
dia yang tahu tujuan hidupnya dan tahu akan menjadi apa di hari tuanya

sosok itulah yang aku rancang untuk laki-laki yang akan menjadi imamku
sosok itulah yang aku cari supaya aku bisa berpegangan tangan dengannya sampai mati
aku tidak mengada-ada, lelaki semacam ini pasti nyata
aku hanya perlu menemukannya dengan lebih yakin, aku yakin pasti ada

seperti aku memimpikan banyak hal lainnya di dunia ini
dan dengan bantuanMu ya Allah, aku mendapatkan impian-impian itu
kali ini aku kembali datang meminta bantuanMu agar mimpiku kali ini menjadi nyata
mimpi tentang sesosok lelaki dewasa yang siap membimbingku menuju jalanMu…

amin ya Allah ya robbal’alamin…

September 8, 2009

wahai para pemimpi…

Filed under: terdalam — terdalam @ 6:29 pm

wahai para pemimpi, selamat pagi…
aku datang di sini untuk berbagi
tepatnya kali ini aku ingin meminjam mimpi
karena kali ini aku lelah untuk bermimpi lagi

salahku menyerah pada impian
ketika aku sedang menikmati tangga menuju kenyataan indah
waktu itu rasanya sudah semakin dekat
tapi aku berbalik arah dan memutar balik keadaan

apa mimpimu kali ini?
cinta sesama manusia atau dunia yang kau cari?
aku tidak sedang bergumul dengan keduanya
mimpiku baru saja ku akhiri

aku benci menjadi pemimpi hidup di alam imajinasi
apalagi ketika ku hadapi kenyataan pahit
impianku seolah terbang tinggi
atau hilang ditelan bumi, aku tidak mengerti

aku lelah, aku menyerah
aku pengecut, aku penakut
aku merasa teramat sangat kecil
terlalu lama berkubang dalam mimpi sendiri

padahal impianku tentang hati yang lain
tentang hidup yang tidak lagi sendiri
tulisan ini sungguh aku benci
karena aku masih ingin berjuang demi mimpi ini

tapi sekali lagi, aku terlalu lelah
mengejar impian ini seorang diri
sementara dia semakin menjauh pergi
dan aku kembali menangis dalam sepi

ah, aku benci keadaan ini!!

September 3, 2009

percaya!

Filed under: terdalam — terdalam @ 12:56 pm

apapun bisa terjadi hanya jika kita percaya!
tidak meragukan, tetap berusaha dan tidak melepaskan mimpi…
apapun bisa dalam genggaman hanya jika kita percaya!
tetap berimajinasi, melangkah menuju yang pasti dan berdoa…

aku mengkilas balik cerita masa lalu
dan hari ini aku hanya bisa mengucap syukur tiada terkira
semua yang terjadi sampai hari ini karena aku percaya
percaya akan hal-hal baik, begitu juga dengan hal-hal buruk

mulai hari ini aku ingin percaya pada hal-hal manis saja
aku tidak akan meragukan kekuatan impian dan doa
dengan percaya aku bisa melangkah pasti dan meyakinkan
menuju kebahagiaan yang sempurna seperti dalam impian

sekali berkata tidak mungkin, maka tidak mungkin juga hasilnya
sekali yakin dan berkata pasti bisa, niscaya ujungnya pasti bisa
mungkin harapan hari ini tidak terjadi besok seketika
tapi coba diingat, yang pernah terucap beberapa waktu lalu
akhirnya sekarang menjadi kenyataan…

aku ingin tetap percaya bahwa ceritaku di dunia adalah indah
aku ingin tetap percaya bahwa bahagiaku hari ini akan selamanya
aku ingin tetap pecaya bahwa kematianku tidak akan menyakitkan
aku ingin tetap percaya bahwa semua orang menyayangiku apa adanya… dan akupun sayang mereka apa adanya! :)

August 22, 2009

cemburu, secemburu-cemburunya…

Filed under: terdalam — terdalam @ 4:20 am

aku pernah cemburu buta, ketika pasangan memilih pergi bersama orang lain
mengatakan kalimat dusta dan bersms dengan kalimat yang berlebihan

aku pernah cemburu buta, ketika teman sekerja datang semau-mau
bekerja semau-mau, dengan penghasilan melampaui penghasilanku

aku pernah cemburu buta, ketika dia yang malas berdoa mendapat banyak rejeki
bisa tinggal di rumah mewah dengan kendaraan tak kalah mewahnya

aku pernah cemburu buta, ketika melihat orang-orang yang santai
tapi bisa mendapatkan nikmat dunia yang tidak terkira…

aku kira itulah cemburu sesungguhnya, itulah rasa tertindas paling nyata
ternyata aku salah, hari pertama bulan Ramadhan aku dibukakan…

ketika semua orang bisa berpuasa dan mengaji al-qur’an
berlomba-lomba mendapat pahala, aku terlarang melakukannya…

di antara banyak orang yang sedang mendengungkan ayat-ayat suci-Nya
aku hanya terdiam dan hanya bisa mendengarkan, aku terlarang!

dan kali ini aku benar-benar merasa cemburu luar biasa…
aku mampu, aku bisa, aku sudah berada di tengah-tengah mereka

karena datang bulan, aku terlarang melakukan yang dilakukan orang-orang di sekitarku
aku mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan merasa kehilangan sangat banyak

ya Allah… aku cemburu pada mereka yang Engkau berikan kesempatan
aku cemburu pada mereka yang diperbolehkan tapi aku ikhlas

aku sadar, inilah cara Tuhan menyadarkan ummatNya
selagi bisa, aku ingin memperbaiki semuanya karena sekarang aku tahu

sungguh tersiksa ketika kita mampu tapi kita ditolak
suatu saat ketika tangan kita siap untuk memberi tapi tidak seorangpun mau menerima

di saat itu, aku pasti akan kembali cemburu buta, secemburu-cemburunya…
selagi bisa, aku ingin berbuat yang bisa dan boleh aku lakukan…

ya Allah, jadikan pelajaran hari pertama di bulan suci ini pintu gerbang untukku
pintu menuju rahmat dan hidayah-Mu… amin

August 19, 2009

…dan aku yang dustakan!

Filed under: terdalam — terdalam @ 6:46 pm

dan aku yang dustakan rasa…
tapi aku tidak mengerti jujur itu artinya apa
baru kali ini aku bisa mendua
mungkin karena kali ini aku kurang peka

aku kurang merasa dia ada atau apa?
padahal aku dilimpahi perhatiannya
dalam sehatku, dalam sakitku, dalam hari lahirku
dan aku masih mendua rasa… yang satu cinta yang lainnya penasaran!

dan aku yang dustakan rasa…
yang lain ini bukan cinta karena sudah lewat masanya
karena tidak pernah menjadi miliknya
aku merasa pasti aku bisa karena dia berusaha

ternyata dia tidak berusaha sama sekali
aku terluka sendiri
dan dia yang aku cinta sudah terlanjur terluka
dan dia yang buatku penasaran berlalu pergi, seolah semuanya baik-baik saja..

aku tidak baik-baik sama sekali
hati aku tidak di langit, tidak di bumi
aku terluka atas aku, terluka atas keputusanku sendiri…
dan kali ini, aku yang dustakan hati…

aku malu hati, haruskah aku pergi atau aku perbaiki??

sekarang giliranku…

Filed under: terdalam — terdalam @ 6:26 pm

sekarang giliranku melukai hati
sekarang giliranku menyakiti hati lain
sama sekali bukan itu maksudku
ketika aku tidak tahu apa mauku

ketika aku tidak tahu apa yang aku cari
ketika aku kehilangan kendali
ketika aku merasa tidak teryakini
ketika hatiku masih sering terbolak balik…

dan aku tidak tahu jalan mana yang aku ambil
dan aku mencintainya tapi memikirkan yang lainnya
dan aku menginginkannya tapi menghabiskan waktu dengan yang lainnya
ketika aku pernah terluka dan sulit untuk percaya

sekarang tiba giliranku
menjadi yang menyakiti dan melukai
padahal sama sekali bukan itu maksud hati
atas semua yang dia lakukan, aku anggap itulah konsekwensi!

mungkin akhirnya aku akan sendiri..
sekali lagi itulah konsekwensi… :(

July 9, 2009

aku ingin menemanimu… bolehkah??

Filed under: terdalam — terdalam @ 6:07 pm

hari ini aku mendengar suaramu tidak seceria biasanya
katamu kamu rindu, ingin bertemu denganku tapi masih belum bisa
kesibukanmu menyita banyak perhatianmu
sedikit melupakan aku bahkan melupakan makan dan istirahatmu

aku ingin menemani ceriamu, bahagiamu, suka citamu
tapi sesungguhnya aku lebih ingin ada di sampingmu di saat terberatmu
aku ingin menjadi alasanmu untuk menjadi ceria, menjadi bahagia
dan aku ingin menjadi seseorang yang bisa membuatmu bersuka cita

siapapun bisa menemani kamu di saat bahagiamu, di waktu luangmu
aku ingin menjadi seseorang yang berarti untukmu
yang ada di antara kesibukanmu, di antara padatnya jadwalmu
mengingatkanmu untuk beristirahat sejenak, menyentuhmu sekedar melepas penat…

ijinkan aku menemanimu dalam susah senangmu
ijinkan aku yang ada dalam bahagia dan dalam sedihmu
aku ingin bersama denganmu di saat sibukmu atau di waktu luangmu
aku ingin menemanimu sekarang dan selamanya, bolehkah??

June 28, 2009

i will take care of you…

Filed under: terdalam — terdalam @ 8:43 pm

dan dia yang tersayang berkata: i will take care of you…
dan aku merasa benar-benar dijaga olehnya
bukan hanya dari orang lain, bahkan dari nafsunya sendiri
aku merasa sangat disayang olehnya, sungguh-sungguh…

pagi ini aku mencintainya setengah mati
rasanya yang luar biasa, entah karena terbiasa atau memang dia luar biasa
apapun alasannya, intinya aku menyayanginya segenap jiwa
aku ingin melakukan apapun untuk membuatnya nyaman bersamaku

karena belakangan ini, hari ini, pagi ini aku nyaman di sampingnya
aku merasa tenang menitipkan percayaku padanya
mudah-mudahan tidak ada lagi sakit hati
mudah-mudahan percayaku terjaga dengan sempurna olehnya

ketika dia berkata: i will take care of you apa artinya?
mudah-mudahan segenap jiwa ragaku-lah yang dijaganya…
semoga hatiku dijaganya dari rasa sedih dan kesakitan
aku titipkan hatiku untuknya karena dia berjanji menjaga aku, semuanya…

aku sayang kamu, sayang…

Next Page »

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.